Jumat, 04 September 2015

September Ceria

September Ceria 
By Maruli Tampubolon

Di ujung kemarau panjang
Yang bersinar menyakitkan
Kau datang menghantar
Berjuta kesejukan

Kasih...
Kau beri udara untuk nafasku
Kau beri warna bagi kelabu jiwa
Kelabu jiwaku

Tatkala butiran hujan
Mengusik impian semu
Kau hadir disini
dibatas kerinduanku

Kasih...
Kau singkap tirai kabut dihatiku
Kau isi harapan baru untuk menyongsong
Masa depan bersama

September ceria.. September ceria..
September ceria.. September ceria..
Milik kita bersama

Kasih..
Kau sibak sepi di sanubariku
Kau bawa daku berani dalam asmara
Dan mendamba bahagia

September ceria.. September ceria..
September ceria.. September ceria..
Milik kita bersama

Sabtu, 28 Maret 2015

Pena Rindu

Entah apa judulnya , tapi terbesit dalam pikiran untuk menuliskan ini mungkin bisa disebut sajak atau prosa atau dongeng, novel,cerpen apapun lah, terserah kalian  :DD untuk seseorang yang terkadang masuk ke dalam pikiran , datang tak diundang pulang tak diantar , pergi tak bilang bilang pulang tak bawa uang haha lupakan 
   
Tidak semua rindu itu menyayat
Hanya saja salah bertempat
Tidak semua angan itu menyepi
Hanya saja salah bertepi

Angan yang salah berbuah rindu yang lelah
Karena angan dalam rindu seperti sudut garis siku - siku 
Tegak lurus untuk sebuah jawaban

Rindu menoleransi asa, tapi rindu ini tak harus masuk dalam nyata
Kita bagaikan lekukan angka 8
Tak dapat dimengeti oleh logika

25 Maret 2015 .
difira